Sidang mendadak gaduh. Citra bersikeras tak mau mengikuti Om Zafran. Dia meronta-ronta saat Om Zafran dan seorang lagi mengajaknya pergi meninggalkan rumah Aksara. "Ayo, Citra. Jangan permalukan lagi dirimu di hadapan mereka." Om Zafran tampak murka. "Aku tidak mengira kamu serendah itu." "Om jangan percaya omongan Babu tua itu, dia pembohong." "Cukup. Aku malu, Citra." Om Zafran bersikeras menarik Citra ke luar ruangan. Berjalan tergesa dan gusar menyusuri rumput hijau di halaman rumah Aksara yang luas, menuju CRV putih miliknya, yang terparkir tak jauh di halaman depan rumah Aksara. Sia-sia Citra memberontak. Tangan Om Zafran keras mencengkramnya. "Aku harus bicarakan ini dengan orang tuamu. Memalulan sekali. Huh." Sepanjang langkah Om Zafran tak henti bersungut. Memaksa Cit

