Windy menutup panggilan suara dari suaminya. Baru saja wanita itu berbalik badan, ia dikagetkan oleh kehadiran Dian di belakangnya. “Astaghfirullah ... Dian, kenapa ada di belakang ummi? Dian menguping pembicaraan ummi?” Windy merengut. “Ummi bohong ya sama Dian, katanya tidak ada masalah apa-apa sama om Irfan. Buktinya, apa yang tadi ummi bicarakan?” “Dian ... tidak baik menguping pembicaraan orang tua.” Windy menyilang tangan ke d**a. “Mi, emang ada apa sich?” “Nggak ada apa-apa, Sayang ... hanya kesalah pahaman saja. Mantan istri om Irfan datang lagi menggoda om Irfan.” “APA? Terus om Irfan mau?” Dian tidak mampu menahan diri untuk berteriak. “Haduh, itu suara apa lolongan srigala sih? Melengking banget, pecah gendang telinga ummi.” Windy menutup ke dua telinganya. “Ya, habisnya

