BAB 72 – Keguguran

1673 Kata

Irfan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia melihat Ita berkeringat, wanita itu sepertinya menahan rasa sakit yang teramat sangat. Irfan sengaja membawanya ke sebuah rumah sakit swasta terdekat. “Ita, kamu tidak apa-apa?” Ita tidak menjawab. Wanita itu terus merintih dan menangis seraya memegangi perutnya. Tak lama mobil Irfan melambat dan akhirnya berhenti di depan IGD salah satu rumah sakit swasta di kota Padang. Beberapa petugas IGD segera membantu membawa Ita ke ruangan itu menggunakan kursi roda. “Tolong berikan penanganan yang terbaik, saya akan memarkirkan mobil saya terlebih dahulu.” Irfan berkata sopan kepada salah satu petugas. “Baik, Pak. Silahkan parkir mobil anda terlebih dahulu.” Irfan berlalu dan segera memarkirkan mobilnya. Setelah mobilnya berada dalam pos

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN