Setelah selesai mandi, Ethan melangkah menuju lemari pakaian, mengambil kemeja putih dan jas abu-abu yang telah digantung rapi. Danisa, yang baru saja membereskan meja makan, mengikutinya ke kamar. Ia mengamati suaminya mengenakan jas sambil tersenyum tipis, lalu mendekat untuk merapikan dasi yang sedikit miring di leher Ethan. "Tunggu," kata Danisa pelan sambil menarik ujung dasi dan menyusunnya dengan lebih rapi. "Kamu nggak mau kelihatan berantakan di depan bawahan kamu, kan? Kamu bos di sana, kamu harus kasih contoh yang baik. Salah satunya, ya berpakaian rapi." Ethan menatapnya dengan lembut. "Terima kasih," gumamnya. Danisa tersenyum kecil sambil memperbaiki simpul dasi. "Aku bakal pulang telat malam nanti," katanya tiba-tiba, mencoba memberi tahu suaminya. "Pulang kerja nanti, ak

