bab 38

1569 Kata

Di kafe yang tak terlalu ramai itu, Ethan dan Nando duduk berhadapan di meja. Cangkir kopi yang mulai dingin ada di depan mereka, dan udara panas siang itu terasa menyusup lewat jendela kaca. Ethan sungguh lega bisa menceritakan keresahannya selama ini. “Jadi, bagaimana dengan pernikahan rahasia itu?” tanya Nando santai, meski matanya tetap memandangi Ethan dengan penuh perhatian. Ethan menghela napas, menatap kopi hitamnya. “Seperti yang aku bilang tadi, keluargaku nggak setuju kalau aku nikah dulu sebelum Aulia. Masalahnya, aku nggak tahu kapan dia bakal nikah atau bahkan kalau dia mau nikah. Bagaimana kalau dia memutuskan untuk nggak menikah selamanya? Apa aku juga harus menjadi jomlo seumur hidup?" Nando melipat tangannya, penasaran. “Kenapa bisa gitu?” “Aulia masih cinta sama tuna

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN