TPM-FIFTY EIGHT

1815 Kata

Alaizya menghentakkan kakinya lalu ia beranjak dari depan ruang kerja Theodore memasuki kamar. Ia segera menjalankan kakinya ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya kemudian setelah selesai, ia berpakaian dengan kaos hitam tanpa corak ditambah dengan celana hotpants, wanita itu segera duduk dan meraih kotak obat yang semula berada di nakas. Ia mulai mengobati punggung tangannya sendiri seraya beberapa kali menggerutu masalah Theodore. "Bisa-bisanya dia diam saja sedangkan Mommy terluka, iyakan Baby?" Alaizya bak mengadukan perbuatan Theodore ke bayinya ia juga kadang merutuk lalu terdiam tiba-tiba. Kamarnya begitu hening dan sepi ia benar-benar tak suka dengan keadaan ini. Setelah selesai mengobati lukanya sendiri, Alaizya kini terdiam dengan menatap ke seisi kamarnya mencari celah un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN