TPM-SIXTY

1992 Kata

Alaizya menatap wajah Theodore dan ia menggelengkan kepalanya, belum saatnya Theodore mengetahui yang ia rahasiakan selama ini di balik pria itu, belum saatnya. Nanti ia akan katakan pada Theodore setelah apa yang ia rencanakan benar-benar telah siap digunakan, dan ia berjanji setelah hal ini tak ada lagi yang ia tutupi dari sang suami. "Tak ada apapun, Theodore. Hanya sesuatu yang aku bangun dengan Daddy." "Oh, aku kira kau tengah mengembangkan perusahaanmu lagi." "Well, sekarang itu adalah urusan Evander. Semua keputusan tentang pengembangan perusahaan ada di tangannya," balas Alaizya dengan senyum manisnya pada Theodore. Theodore mengangguk, ia mengusap rambut Alaizya sekilas sebelum turun dari ranjang dan membuat Alaizya bertanya pada sang suami. "Mau kemana?" tanya Alaizya lembut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN