**** Sejak hari di mana aku menjadi tunangan Saga, aku mulai mengenal kebiasaan lelaki itu. Saga menyukai kopi dengan banyak gula. Saga itu ceria dan sangat manis. Hari-hariku yang membosankan perlahan sirna karena kehadirannya. Saga selalu memberi warna yang tak terduga untuk hidupku dan calon bayi yang ada di dalam rahimku. Lelaki itu benar-benar membuktikan betapa besar ia menyukaiku. Saga tak pernah membuatku menangis. Lelaki itu akan dengan senang hati membuatku tersenyum dengan segala tingkah konyolnya. Semua berjalan lancar. Tidak ada yang berubah. Begitu juga dengan Sharen dan orangtuanya. Mereka benar-benar memperlakukan aku seperti seorang anak kandung. Tidak ada perbedaan sama sekali. Kadang aku bertanya kebaikan apa yang pernah aku lakukan dalam kehidupan sebelumnya sehingg

