*** "Aku senang kamu diterima keluargaku, Quena." Ucap Saga memecah keheningan. Aku tersenyum, bersyukur karena hari ini tidak setegang yang aku bayangkan. Hari ini aku, Sharen dan Saga mengatakan yang sebenarnya kepada orangtua mereka bahwa aku sedang hamil dan belum tahu solusi apa yang akan aku ambil namun aku bertekad akan membesarkan anakku. Aku pikir orangtua Saga akan mencaci makiku namun ternyata aku salah. Mereka tidak seperti yang aku bayangkan. Awalnya mereka mengira aku mengandung anak Saga namun setelah aku jelaskan mereka masih sama. Tidak berubah sama sekali. Bahkan papa Gerald meminta Saga yang bertanggung jawab saja namun aku menggeleng. Aku akan sangat berterimaksih jika mereka bersedia membantuku. Untunglah mereka siap membantu apapun itu. Aku bersyukur, sekali lagi

