** Waktu adalah bukti nyata dari sebuah perjalanan yang aku miliki dalam kisah ini. Tak terasa lima tahun telah berlalu sejak gadis kecil yang aku beri nama Kilea lahir dari rahimku. Seolah tumbuh dengan cepat, tanpa jarak, Kilea menjadi sosok yang selalu membuatku tersenyum. Pengobat rasa sesak yang dulu pernah ku rasakan. Penawar rindu yang tak pernah ku akui ada di sini. Di hatiku. Untuk dia yang selalu aku usahakan lupa. Farion Guitama. Ayah dari putriku tersayang. Namun tak pernah aku menjawab dengan selantang cara hatiku meneriakkan namanya saat Kileaku bertanya siapa ayahnya. Justru yang aku lakukan hanya tersenyum simpul tanpa peduli pada raut bingung yang Kilea tampakan tiap kali usai melihat reaksiku. Ketika dia tidak terima dengan itu, maka aku akan menghela napasku denga

