*** Sinar matahari terpancar di atas permukaan laut nan biru. Cahayanya memberi yang menyilaukan sejauh apapun mata memandang. Ini benar-benar nyata. Aku sedang berpijak pada pasir dan menatap deburan ombak yang terus menerus menghempas pantai. "Wow. Ini Indonesia, mom? I like it." Teriak Kilea. Dia sangat antusias sejak kami menginjakan kaki di negera kelahiranku ini. Saga membawa kami ke sini atas janjinya pada Kilea. "Nggak apa-apa sayang, aku yang akan memastikan hati kamu baik-baik aja saat kita di Indonesia nanti," begitulah jawaban Saga saat aku mengeluh seminggu yang lalu ketika dia mengungkapkan ingin menepati janjinya pada Kilea. Aku sangat percaya pada Saga. Toh tidak mungkin kan aku bertemu lagi dengan mereka yang berada dalam masa lalu itu. Lagi pula, kenapa memangnya kala

