Agatha bangun lebih pagi dari biasanya. Mungkin karena semalam Lando mengatakan akan pergi ke suatu tempat yang entah di mana Agatha pun sampai sekarang tak tahu. Dia baru saja selesai mandi dan berpakaian saat ketukan dari luar pintu kamarnya terdengar begitu nyaring, di tambah teriakan seseorang yang begitu dia kenal. Siapa lagi kalau bukan Kakak keduanya, Bian. Di Minggu pagi yang cerah ini kenapa Bian selalu membuat kehebohan sendiri. Benar-benar tak bisa di ubah dari jaman dulu. Agatha pun membuka pintu tersebut dan Bian tengah tersenyum dengan polosnya seolah dia bukan pelaku keributan beberapa menit sebelumnya. Agatha menatap Kakaknya dengan kesal, sehari saja apa Bian tak bisa, tak membuat Agatha kesal dengan tingkahnya. Dasar Kakak menyebalkan! Untung masih sayang. “Wuihh...

