Agatha baru sampai rumah setelah seharian ini bersama dengan Lando. Rasanya melelahkan tetapi dia senang bisa jalan berdua dengan Lando. Jarang sekali bisa menghabiskan waktu benar-benar berdua seperti tadi karena biasanya setiap kali mereka jalan berdua, maka akan ada saja yang merecoki. Siapa lagi kalau bukan sahabat-sahabat mereka, meski tak keberatan tetapi kadang Agatha juga ingin bisa bersama Lando saja tanpa ada siapapun di antara mereka, seperti tadi. “Baru pulang lo,” ucap Bian saat melihat Agatha yang hendak masuk ke dalam kamarnya. Bian ke luar dari kamar hendak menuju dapur. Agatha mennoleh saat mendengar suara sang kakak, “Iya. Rumah kok sepi, Kak?” “Pada pergi, kenapa juga gue selalu di tinggal sendiri di rumah,” gerutu Bian mengingat sering sekali dia malah berada di ru

