“Well, papa sampai lupa kenalkan kamu dengan istri papa, mama tiri Drey, karena kamu pasti sudah taukan kalo mama kandung Drey sudah meninggal?” kata papa mertuaku mulai mengingat istrinya yang dari tadi terabaikan. Masih lanjutan dari pertemuan tidak sengaja aku dan si om suami dengan kedua mertuaku. “Hai Abby, saya Anita, panggil saja mama Nita” sapanya sambil mengulurkan tangannya. Tanpa menoleh meminta persetujuan si om suami, aku langsung mencium tangan mama mertua tiriku. Panggilnya mama Nita dan papa Wisnu aja kali ya??. Biar singkat, dan jelas. “Masih muda istrimu Drey, dan cantik” puji mama Nita padaku. Kalo aku tertawa menanggapi seperti papa Wisnu, tapi si om suami cuek aja gitu. Tapi yang buat aku tenang karena dia masih tersenyum membalas tatapan mataku. “Makasih mah N

