Gaza masih bergeming merenungi setiap sesuatu yang hinggap dalam hidupnya bersama Anya,apakah secara tidak langsung pernikahan ini adalah sebuah konspirasi? mengulang kembali kejadian beberapa bulan lalu,saat dirinya meminta restu menikahi seorang gadis yang terpaut dua belas tahun dari nya,orang tuanya dengan senang hati menerima keinginan tersebut. tanpa ingin mengenal lebih jauh sosok calon menantunya, seolah mereka sudah saling mengenal,padahal kepada Reva, butuh waktu hampir setahun meyakinkan kedua orangnya bahwa dirinya mantap untuk menikah. "Gaza?" suara bariton itu membuyarkan lamunan masa lalunya. "kamu mendengar saya,kan?"sambung Roni. "maaf pak,saya melamun!"sahut Gaza tidak enak,karna hanyut dalam pikirannya sendiri. "its okay nggak apa,sebelumnya saya berterima kasih s

