Part 38

1985 Kata

Tidak percaya dengan apa yang Rangga katakan. Reval terus mengutip perkataan saudaranya terus-menerus. Perkataan yang menjadi pengingat terus di setiap keadaan. Baik Reval dan Revan sudah tidak percaya lagi dengan apa yang ayah mereka katakan. Semuanya bohong, tidak pernah jujur! Sampai pagi ini, Reval masih dilanda rasa bersalah untuk tetap tinggal di rumah ini. Dia yang diminta pulang oleh saudara membuat sebuah lubang besar lainnya di dalam hati. Sampai kapan juga tidak akan ada yang mampu menambal lubang tersebut karena Reval tidak mau lubang itu tertutup. Kemarin .... “Ada hal yang mau gua kasih tahu, Val. Satu hal yang menurut gua harus diselesaikan,” kata Revan yang mencoba untuk tenang. Dia menatap saudaranya dengan mata teduh dan napas yang teratur. “Semua yang lu pikirin ngga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN