Baru dia mendapatkan kebahagiaan karena bisa hidup bersama ayah dan saudaranya bersama. Baru dia berharap kalau kehidupan ke depan mungkin akan lebih baik daripada sebelumnya. Baru juga dia mendapatkan haasil bahwa kemungkinan yang dia pikirkan tidak akan pernah terjadi. Never happen. Ayahnya tidak benar-benar menginginkan kepulangannya. Semua janji yang Rangga bilang ingin mengulang kembali adalah bohong. Semua yang Rangga ucap tentang permintaan maaf kepada anaknya adalah tipuan. Itu yang terpikir Reval saat mendengar Revan mengatakan kesepakatan. Kembali lagi dengan alasan Revan, semua ini karena dia. Revan memang yang menginginkan Reval untuk segera balik. Namun, tidak sepenuhnya benar kalau Rangga melakukan semua itu karena Revan. Ini semua salah paham. Reval sudah terlanjur marah.

