Sentuh aku Om

680 Kata
Keyakinan laki-laki itu jika mantan kekasih putra nya itu di berikan satu obat sejenis afrodisiak. "Siapa yang memberikan nya?"Dia bertanya dengan perasaan tidak tenang. Laki-laki itu fikir bagaimana di jaman seperti ini ada orang-orang yang berfikiran selicik tersebut, memanfaatkan orang lain demi Sebuah keuntungan. Apalagi sampai menjebak teman sendiri dan mencoba menjual teman nya kepada laki-laki hidung belang, itu sangat keterlaluan sekali. "Teman-teman mu pasti gila"Umpat laki-laki itu dengan cepat. "Om Reno... panas" Lita merengek kearah laki-laki yang dia panggil Reno tersebut, kali ini dia mencoba untuk melepaskan pakaian nya. Demi apapun dia pikir dia butuh bak mandi dan es untuk berendam. "Oh s**t berhenti melakukan itu,Kita akan pulang ke tempat kamu"Laki-laki itu jelas terkejut saat Lita mencoba mengangkat pakaian nya, gadis itu dia pikir apa ingin membuat kehebohan didalam mobil nya. "Kau pasti bercanda."Umpat Reno tidak percaya. Dia mencoba untuk menahan gerakan tangan gadis tersebut, berusaha untuk membuat pakaian nya tidak di angkat ke atas atau bahkan di buang. Tapi mana dia tahu gerakan tangan yang menyebabkan kulit mereka bersentuhan semakin mengganggu Lita. Gadis itu merasa saat kulit bersentuhan dan saling bertemu, seolah-olah ada elektromagnet yang tiba-tiba menyambar dari ujung kaki hingga ke ujung kepalanya. Dan satu hasrat luar biasa kembali menyerang nya, sentuhan laki-laki itu seperti candu yang begitu menggoda. Seketika Lita menatap syahdu wajah laki-laki Kharismatik disampingnya itu. Oh god. Dan satu gairah membakar dirinya. Seolah-olah sudah kehilangan akal sehatnya, Lita berusaha menyambar leher laki-laki tersebut. "I want you touch me, Om please" Bola mata Lita terlihat berkaca-kaca dan Penuh dengan permohonan agar Om Reno menyentuh nya sekarang juga, membantu nya menuntaskan hasrat nya. Laki-laki itu jelas Terkejut saat tiba-tiba Lita mencoba untuk menjelajahi dirinya dirinya yang tengah menyetir sejak tadi. "Oh s**t Lita apa yang kamu lakukan?"bohong jika gerakan gadis itu tidak membuat resah dirinya, apalagi gadis itu mencoba menjelajahi seluruh area leher dan telinganya, dia terpengaruh, ikut terangsang luar biasa dan ingin menerkam gadis itu Sekarang juga jika dia kehilangan akal warasnya, tapi dia pikir bagaimana bisa dia melakukan nya?. Lita mantan kekasih putra nya, lebih pantas menjadi putri nya. "Aku membutuhkan nya, please"Gadis itu merengek sambil berusaha untuk terus bergerak dengan begitu lincah. Seolah-olah dia butuh sentuhan lebih, dia butuh tangan kokoh dan kekar itu untuk menyentuh seluruh bagian tubuh nya, dia ingin laki-laki itu membalas semua gerakan nya. "Please, Om..." Rengekan Lita benar-benar memecah konsentrasi laki-laki itu dalam menyetir. "Berhenti berbuat gila Lita, kita akan kembali kerumah, memandikan mu agar efek obat nya menghilang".Demi Apapun Reno pikir berapa lama dia tidak disentuh seorang perempuan? kapan kali terakhir dia bercinta?. Godaan gadis disampingnya luar biasa, tapi otaknya jelas masih waras untuk tidak menjelajahi gadis tersebut. Yah Bayangkan seperti pikirannya tadi, gadis itu lebih tepatnya cocok menjadi putri atau menantu nya bukan teman kencan atau tidur nya. Meskipun tidak dipungkiri tubuh gadis itu tumbuh dan berkembang dengan sempurna, kadang saat gadis itu kerumah bersama putranya dan beberapa kali membuat dia terganggu karena pakaian atau tidak sengaja dia memergoki putra nya dan gadis itu saling bertukar Saliva. Dia tidak pernah berfikir untuk ikut menjamah gadis muda tersebut. Mana dia tahu apakah putra nya pernah menyentuh gadis tersebut sebelum nya, bahkan dia menduga mantan kekasih putra nya itu bisa jadi telah terjamah tapi dia tidak pernah memikirkan soal dia yang ingin ikut memanfaatkan nya bahkan didalam situasi seperti ini. "Om touch me please, Sentuh dan bantu aku" Lita semakin merengek sambil terus bergerak naik ke atas tubuh laki-laki tersebut. Kali ini Reno jelas langsung terkejut setengah mati saat Lita tiba-tiba naik ke atas pahanya dan masuk kedalam pelukan nya, yang lebih gila gadis itu menyambar bibir nya tanpa basa-basi dan rasa malu sedikit pun. "Baby, please jangan melampaui batasan mu, sadar lah"Reno mencoba untuk menahan hasrat nya. "Kau akan menyesali Semua nya" "Aku tidak perduli, Oh s**t touch me now"Pekik Lita sambil menyambar tangan laki-laki itu agar menyentuh seluruh bagian tubuh nya yang ingin dia Sentuh. Bayangkan bagaimana perasaan Reno ketika gadis muda dihadapan nya itu tahu-tahu naik ke atas pahanya dan menggesekkan milik nya dengan milik gadis tersebut, membuat yang didalam celana tiba-tiba menggelembung begitu saja.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN