Long Yinse mendatangi ruangan milik Shuwan lagi. Kini ditangannya sudah ada pil obat yang berhasil dia sempurnakan dengan darahnya sendiri. Melihat wajah yang masih tidur dengan tenang itu, tangannya menyentuh wajah itu. "Istriku...waktu sudah cukup lama berlalu, bukankah kamu bosan tidur? Sekarang waktunya bangun." Dengan mengatakan itu, dia memasukkan pil obat ke mulutnya sendiri, lalu mengangkat kepala Shuwan ke atas dan dia memasukkan pil obat yang sudah meleleh ke mulutnya hingga ditelan sepenuhnya. Baru saja obat itu tidak sengaja ditelan olehnya, Long Yinse merasa dadanya panas. Pandangannya mulai kabur dan jatuh tidak sadarkan diri. Telapak tangannya sedang menggenggam tangan Shuwan. Dalam kegelapan, Long Yinse berdiri dan melihat ke depan. Pemandangan gelap itu berubah menjadi

