7 Tahun Kemudian Di tanah tandus di bagian perbatasan antar dua alam. Sosok berpakaian merah dengan rambut perak panjang berdiri di hadapan ratusan orang dengan sebuah pedang hitam ditangannya. "Panglima!" Sosok itu menatap ke bawah. " Ada apa Jenderal?" "Musuh sudah memasuki area jebakan." "Bagus." Long Suyi tersenyum lebar mendengar ucapan jenderal. Dia melompat ke depan dengan sekali gerakan. Tidak butuh lama dia berada didepan pasukan musuh. Long Suyi menatap tajam pada para pembudidaya jalan benar itu, sudah 3 tahun dan mereka masih berusaha memasuki wilayah iblis. "Kalian ditakdirkan mati." Salah satu orang disana marah mendengar ucapan sombong dari gadis itu. "Dasar wanita iblis! Kamulah yang pantas mati." "Benar, hanya mengacaukan kehidupan manusia jika kalian masih dibia

