Belenggu

4808 Kata

“AKU kursus masak di Prancis cuma demi kamu loh.” Di antara lamunan pagi ini aku dengar suara Rinai yang tengah menghidangkan masakan Prancis buatannya di atas meja makan. Rattatouille yang masih hangat dengan secangkir coklat panas. Dua, jika kuhitung bersama miliknya. Dari belakang tangannya bergelayut padaku, memelukku dan menceritakan kesehariannya di Paris. Kegiatan-kegiatan sosial seperti menggalang dana untuk gelandangan dan anak-anak jalanan, mengabdikan diri di shelter, serta mengikuti kegiatan konservasi pecinta lingkungan. Kudengarkan saja ceritanya mengenai anjing yang hampir mati dipukul lalu ia selamatkan dengan membawanya ke shelter. Ceritanya tentang seminar besar membahas kerusakan lingkungan akibat globalisasi tak luput dari obrolan. “You’re so kind,” kataku, mengelus l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN