"Nduk, ini Kk sama KTPmu yang asli, simpan dulu. Nanti kalau dibutuhkan, Lelek minta lagi," ujar Lek Tri sembari menyerahkan berkas penting milikku itu. Kuterima dan kupandangi sekali lagi dengan nanar, 5 tahun akan berganti 3x surat kependudukan itu. Dari berdua menjadi bertiga dan nanti akan kembali menjadi berdua, ah, rasanya ... Entahlah! "Sudah, tidak usah disesali. Hidup hanya sekali, jangan dipakai untuk menyesali hal-hal yang tidak seharusnya disesali. Kita tidak bisa mengulang masa lalu, tapi kita bisa mengubah masa depan. Setelah ini, tatap masa depanmu, ubah menjadi lebih baik karena mulai sekarang kamu tidak sendiri tetapi berdua dengan putramu." wejang beliau mengusap lembut bahuku. Aku tersenyum, betapa selama ini aku menjauh dari mereka yang tulus menyayangiku hanya untu

