Sudah 4 hari Nabila izin tidak masuk kuliah karena Kenaan melarangnya. Jauh dari dugaan Nabila sebelumnya, ia mengira akan sembuh di hari esok tapi ternyata tidak, baru hari ini tubuhnya normal dan sehat seperti semula. Setiap sore, selepas Kenaan pulang kerja, dia selalu menyempatkan diri menjenguknya. Nabila sangat senang mendapatkan perhatian lebih dari Kenaan, dari sakitnya ia bisa melihat sikap lain Kenaan. Selain peduli, dia juga humoris. Membuat moodnya kembali naik ketika Kenaan datang kemari. Kenaan pernah bercerita soal hidup dia. Kata Kenaan, dia orang yang sangat membosankan. Datar bagai papan jalan, tidak ada hal menyenangkan. Dia juga bingung, kenapa bisa sikap dia berubah saat bertemu dengannya. Hari ini Nabila pergi ke tempat yang ingin dijadikan konveksi olehnya. Meli,

