24. Menyesal

1319 Kata

Berhari-hari Nabila mengurung diri di kamar. Setelah pulang kuliah, Nabila langsung mengunci diri di kamar. Tidak makan bersama atau pun bertukar sapa dengan keluarga tirinya. Beberapa hari ini juga Nabila tidak memantau toko offline atau online-nya. Rasa kehilangan sesosok Regar sangat terasa membekas. Dia yang tiba-tiba masuk ke kamarnya untuk memeriksa keadaannya, dia yang selalu membuatnya tersenyum dikala beban di dalam dirinya bertumpuk dan dia yang selalu ada untuknya. Singkat tapi sangat bermakna. Nabila menghela nafasnya panjang. Ia mendongkak ke atas, menatap langit luas nan biru. Pagi yang amat cerah dengan suara kicauan burung dan kokokan ayam mengalun merdu, membuka hari barunya. Ya, hari baru, ia akan mencoba untuk melupakan sedikit kesedihannya. Ia tak habis dengan keluar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN