"Biarkan Polisi dan Ajudan Papa yang mengurus wanita gila ini, Alia. Sekarang tenangkan dirimu, bukan cuma kamu Alia, tapi juga kamu Eva." Lama kami terdiam di ruang tengah keluarga kami sampai akhirnya Papa angkat bicara, entah apa yang telah Papa lakukan dengan memerintahkan Ajudan beliau tersebut, tapi aku yakin seorang mantan Jendral seperti beliau tentu bergerak dengan tepat menghadapi masalah pelik yang melibatkan mistis ini. Aku sudah puas menghajar Nana, rasa sakit hati yang aku rasakan selama berbulan-bulan ini setidaknya sudah berkurang 40% melihatnya babak belur, tapi berbeda denganku yang sudah mulai terbiasa dengan luka, Mbak Eva yang syok atas kenyataan jika Nada adalah anak kandung suaminya nyaris tidak bisa berkata-kata. Yang aku tahu Mas Anang adalah tipe Player cowok fl

