bc

3x Patah Hati 3x Patah Kaki

book_age18+
205
IKUTI
1K
BACA
friends to lovers
sweet
first love
like
intro-logo
Uraian

Nick seorang pewaris Rumah Sakit swasta ternama yang tidak pernah dipublikasikan mengejar cinta pertamanya sejak SMP.

Nick memutuskan menjauh setelah dua kali patah hati dan dua kali patah kaki. Giana selama ini dekat dengan sahabatnya dan Nick justru tidak mengetahuinya. Dan takdir mempertemukannya kembali dengan sang pujaan hati yang ternyata ada di dekatnya.

Pertemuan tak terduga yang justru membuatnya kembali merasakan sakit hati sekaligus membuat hatinya hangat kembali dan ingin sekali merengkuh sang pujaan hatinya ke dalam pelukannya dan tidak ingin melepaskannya lagi. Namun Nick tidak mempunyai keberanian untuk itu, memanggil namanya saja Nick tidak sanggup. Rasa cint dan sayang yang selama ini sudah berusaha dipendam dan dihilangkan justru langsung kembali begitu saja tanpa bisa lagi ditahan dan dicegah. Dadanya berdebar begitu kuat saat melihat kembali Giana sang pujaan hati. Namun semua itu harus kembali dipendamnya karena Giana sudah memiliki pacar.

Akankah Nick berhasil mengejar cinta pertamanya kembali ? Ataukah Nick harus mengikhlaskan cinta pertamanya dengan yang lain ?

Giana cinta pertama Nick adalah gadis aktif yang cuek namun penyayang.

Bagaimana kisah Nick dan Giana ?

chap-preview
Pratinjau gratis
Pengagum rahasia
Hari ini suasana pulang sekolah sangat ramai karena banyak sekali kegiatan yang diikuti murid-murid setelah pulang sekolah. Nick memilih menghabiskan waktunya di perpustakaan. Selain meminjam buku, dia juga menyelesaikan tugas sekolahnya di perpustakaan. Karena Nick tau Giana sedang latihan cheers dan akan latihan basket setelahnya. Nick memilih menunggu Giana selesai berlatih cheers di perpustakaan. Setelah mengerjakan tugasnya Nick memilih beberapa buku untuk dipinjam dan sedikit membantu petugas perpustakaan merapikan buku yang selesai dipinjam. Sampai Nick melihat Giana berjalan keluar dari aula menuju lapangan basket. Nick pun bergegas merapikan buku di rak kemudian pamit kepada petugas perpustakaan. Kemudian Nick berjalan ke arah lapangan basket dan langsung duduk ditempat favoritenya dibawah pohon diseberang lapangan basket. Nick sangat suka duduk dibawah pohon untuk melihat Giana latihan basket. Selain teduh, disini dia bisa memperhatikan Giana tanpa takut ketahuan. ••• Sore ini jadwal Giana latihan basket untuk perlombaan antar sekolah di kotanya. Dia baru saja selesai latihan cheers di aula, Giana langsung membawa tasnya ke lapangan basket. Disana sudah banyak teman-temannya yang berkumpul. Sedikit berlari Giana menyimpan tasnya dibangku semen dipinggir lapangan kemudian Giana melakukan sedikit pemanasan walaupun dia baru selesai latihan cheers. "Gia, kamu masuk cadangan dulu ya!" seru Pak Yogi guru olahraga yang memimpin latihan basket sore ini. "Iya Pak, terima kasih." sahut Giana Pak Yogi sudah hapal kalau Giana habis berlatih cheers jadi dia memberikan Giana waktu istirahat sebentar dengan memasukkannya ke tim cadangan dulu. Tiga puluh menit kemudian Giana sudah dipanggil masuk ke lapangan. Giana dan teman-temannya dilatih dengan penuh kesabaran. Walaupun di lapangan terlihat mereka berlatih penuh canda tawa tapi mereka tetap berlatih dengan serius. Pak Yogi memang guru olahraga favorite mereka, walaupun mereka harus berlatih keras tapi gurunya tidak pernah melatih sambil marah-marah. Pak Yogi selalu melatih mereka dengan serius tapi juga santai sehingga murid-muridnya tetap enjoy walaupun harus berlatih keras dan cape. Karena hobi, Giana tidak pernah ngerasain cape. Dia selalu senang menjalani semua kegiatannya. Nick asik memperhatikan Giana latihan sambil menikmati angin sepoi-sepoi dibawah pohon. Nick tidak pernah aktif kegiatan sekolah tapi dia sangat rajin duduk di lapangan basket saat Giana latihan. Nick sampai hapal jadwal latihan Giana, bahkan jadwal kegiatan Giana lainnya. Sudah lama Nick menyukai Giana, tapi dia tidak berani mendekati Giana apalagi mengungkapkan perasaannya. Nick merasa cukup hanya dengan memperhatikan pujaan hatinya setiap hari di sekolah. Nick tidak pernah sekelas dengan Giana dan dia juga tidak pernah terlibat kegiatan apapun disekolah. Nick hanya siswa yang datang ke sekolah untuk belajar dan pastinya mengagumi Giana setiap harinya. "Prriiiiiittttt... sudah cukup latihan hari ini anak-anak. Ayo kumpul dulu." seru Pak Yogi. Giana dan teman-temannya mengumpulkan bola yang tersebar di lapangan kemudian menghampiri gurunya dipinggir lapangan. "Hari ini latihan sudah cukup baik. Hanya saja tadi kalian masih kurang kompak ya. Tolong ditingkatkan lagi kerjasama tim nya. Untuk Yuna, Sinta, Mora tolong kalian latihan shooting lebih giat lagi ya, kemampuan kalian sudah baik hanya masih grogian. Sedikit teriakan dari cowok-cowok saja kalian sudah melenceng. Kalian semua harus kuatkan mentalnya lagi karena nanti pertandingannya sudah skala besar dan diadakan di GOR yang pastinya penontonnya akan lebih banyak lagi beda dari pertandingan sebelumnya ya. Kalian mengerti?" jelas Pak Yogi tentang evaluasi latihan hari ini. "Mengerti Pak." jawab Giana dan teman-temannya bersamaan. "Pak" ucap Jesi sambil mengangkat tangannya "Ya Jesi." "Seragam bisa diambil hari senin depan Pak." jelas Jesi "Oke, nanti biar saya saja yang ambil. Nanti tolong diingatkan ya. Ukuran seragam barunya sudah pas semua ya?!" "Sudah Pak" jawab mereka kompak "Oke, kalau begitu sudah boleh pulang. Bola tolong ditaro di gudang olahraga ya. Selamat beristirahat, jaga kesehatan dan hati-hati dijalan." "Terima kasih Pak." jawab mereka bersamaan lagi. Ketika latihan basket selesai, Nick melihat Giana duduk sambil merapikan tasnya. Nick hanya diam memperhatikan Giana sampai ada Lois mendekati Giana. "Gia" sapa Lois sambil berjalan mendekati Giana. Giana langsung tengok kanan kiri melihat siapa yang memanggilnya sampai dia melihat Lois berjalan sambil melambaikan tangan. Giana tersenyum ketika Lois sudah disebelahnya. "Pulang bareng yuk." kata Lois Giana hanya mengangguk, dia sudah terbiasa diantar Lois pulang setelah latihan basket karena jarak rumah mereka berdekatan. Lois si kapten basket yang banyak diidolakan cewek-cewek di sekolahnya, yang menurut mereka Lois memiliki badan yang bagus dan wajah yang ganteng. Tapi Giana hanya menganggap Lois sahabatnya, dari dulu Giana tidak pernah mengidolakan Lois seperti teman-temannya yang lain. Nick menegang sambil memperhatikan keduanya. Ga lama Giana dan Lois berjalan meninggalkan lapangan. Nick terus memperhatikan mereka mulai dari keakraban Giana dan Lois sampai Giana menaiki motor Lois dan keluar dari area sekolah. Nick tidak menyukai kedekatan Giana dan Lois tapi dia juga tidak bisa berbuat banyak karena selama ini dia hanyalah pengagum rahasia Giana. Nick sudah sering memikirkan untuk mendekati Giana dan menyatakan perasaannya tapi dia selalu merasa minder saat dekat dengan Giana. Dengan perasaan galau Nick meninggalkan lapangan menuju parkiran motornya. Sepanjang jalan pulang Nick terus memikirkan cara agar bisa mendekati Giana. Kalau dia tiba-tiba aktif dalam kegiatan yang diikuti Giana rasanya itu akan mencolok sekali. Tapi kalau dia hanya mengagumi, rasanya Giana semakin jauh dari jangkauannya. Selama ini Nick berlatih bela diri ataupun berolahraga diluar sekolah. Karena Nick tidak suka mengikuti kegiatan di sekolah yang bisa mengundang perhatian orang. Karena Nick tidak suka menjadi pusat perhatian, dia hanya ingin diperhatikan Giana pastinya. Nick cukup tau kalau banyak sekali teman-temannya yang juga menaruh perhatian pada Giana. Giana adalah gadis yang mempunyai kepribadian menyenangkan. Dia mandiri, tidak manja, tidak suka cari perhatian, ramah, rendah hati dan masih banyak hal lainnya karena Nick tidak pernah absen memperhatikan Giana di setiap kesempatan. Beberapa kali Nick melihat Giana suka membantu temannya di segala kesempatan. Giana seperti tidak bisa melihat temannya susah. Dari hal kecil seperti meminjamkan alat tulis, membantu membawakan buku, meminjamkan catatan, membantu temannya yang sedang sakit, bahkan Giana suka membantu menerangkan pelajaran yang tidak dimengerti temannya. Kadang Nick tidak habis pikir dengan Giana yang begitu aktif dan begitu suka direpotkan teman-temannya. Setau Nick, Giana begitu aktif dalam banyak kegiatan tapi masih mau membantu temannya belajar dan lainnya. Dan Nick tidak pernah melihat Giana mengeluh apalagi cemberut, seperti teman-teman cewek lainnya. Nick merasa ragu untuk mendekati Giana, karena Nick merasa tidak mempunyai bahan pembicaraan. Nick tidak pernah sekelas dengan Giana dan tidak pernah mengikuti kegiatan yang Giana ikuti, makanya Nick kebingungan mendekati Giana. Kadang Nick merasa dirinya tidak pantas untuk Giana dan ingin tetap bersembunyi sebagai pengagum rahasia Giana. ••• Sudah 1 bulan Giana disibukkan dengan macam-macam kegiatan dan mempersiapkan diri untuk ujian kenaikan kelas. Dan minggu depan Giana sudah masuk minggu ujian. Giana semakin sibuk karena dia tidak ingin tinggal kelas. Sudah 1 minggu ini dia merasa ada yang aneh dengan Lois. Setiap hari walaupun Giana tidak latihan basket, Lois selalu menunggunya keluar kelas dan memaksanya untuk pulang bareng. Biasanya Giana hanya pulang bareng Lois setelah latihan basket. Teman-teman Giana sudah cukup heboh dengan perhatian Lois ke Giana. Tidak hanya pulang bareng, Lois selalu beralasan lapar dan minta ditemenin makan atau perlu beli buku dan lain-lain sehingga bisa mampir dulu ke mall terdekat. Awalnya Giana hanya mengikuti tapi setelah 1 minggu ini dia merasa Lois semakin aneh. Hari ini pun Lois memaksa untuk menemaninya makan. Tapi Giana menolak dengan alasan ditunggu orangtuanya. Hari pertama ujian Lois pun menunggunya untuk pulang bareng, Giana menolak tapi Lois tetap memaksa. Dengan terpaksa Giana akhirnya meminta mamanya menjemputnya setiap hari untuk menghindari Lois. Mama Giana selalu mengantar jemput Giana tapi sejak kelas 8 Giana mulai ingin pulang sendiri karena rumahnya dekat dengan sekolah. Setelah Giana yang selalu diantar jemput mamanya, Lois seperti menghilang. Giana jarang sekali bertemu Lois. Giana tetap sibuk dengan kegiatannya tidak memikirkan kenapa dia jarang bertemu Lois. Giana tidak tau kalau ada Nick yang kegirangan karena Lois menjauh dari Giana. ••• Setiap pagi Nick selalu mengatur waktunya agar bisa datang ke sekolah tepat disaat Giana sampai di sekolah. Hal itu dia lakukan setiap hari hanya untuk sekedar menyapa Giana. Dengan hanya menyapa dan melihat senyum Giana saja sudah sangat membuat Nick senang. Di beberapa kesempatan Nick beberapa kali sengaja menunggu Giana di kantin dan memesan makanan di counter yang sama ketika dia melihat Giana sedang akan mengantri. Nick selalu memperhatikan Giana dari jauh. Ketika ada kesempatan untuk dekat dengan Giana atau sekedar menyapa maka disitulah Nick ada. Ketika Giana datang ke perpustakaan maka Nick juga akan ikut ke perpustakaan. Disaat Giana membaca buku di perpustakaan, Nick juga akan membaca buku. Nick tidak duduk bersama Giana, dia memilih tempat yang dekat saja dengan Giana. Nick ingin Giana terbiasa dengan kehadirannya dan terbiasa dengan keberadaan Nick didekatnya. Sebisa mungkin Nick mendekati Giana dengan tidak menarik perhatian teman-temannya. Kedekatan Nick dan Giana terjadi saat Giana terjatuh di lapangan basket pada saat jam pelajaran olahraga dan bertemu Nick yang baru keluar dari toilet dan akan kembali ke kelas. Nick kaget melihat lutut Giana yang terluka dan cukup banyak mengeluarkan darah. Giana berjalan tertatih-tatih sambil meringis memegangi lututnya. Nick buru-buru mendekati Giana. "Naa kenapa ?" "Oh... jatuh" jawab Giana Giana merasa tidak akrab dengan Nick jadi dia hanya menjawab seperlunya saja. "Saya bantu yaa" tanya Nick "Eh... ga usah." jawab Giana sungkan Tetapi melihat lutut Giana yang semakin berdarah maka Nick langsung memapah Giana ke ruang UKS. Nick membantu Giana duduk di ranjang UKS dan menunggu Giana diobati. Nick sangat khawatir melihat Giana terluka. Setelah mendapat pengobatan, Nick mengantar Giana pulang. Walaupun Giana terus menolak tapi Nick tetap memaksa. Dan Nick senang karena hari itu Lois masih mengikuti pelajaran di dalam kelas. Jadi Nick mempunyai kesempatan untuk mengantar Giana pulang. Nick membawa tas Giana yang tadi diantar oleh Jesi ke ruang UKS. Kemudian Nick memapah Giana sampai ke gerbang sekolah dan meminta Giana duduk di bangku yang dia pinjam dari security sekolahnya. Nick meminta Giana menunggunya untuk mengambil motor diparkiran belakang sekolah. Setelah mengambil motor Nick membantu Giana duduk di boncengan motornya dibantu security. Nick kemudian melajukan motornya perlahan kearah rumah Giana. Nick sudah tahu dimana rumah Giana sebelum Giana memberitahunya. Nick beralasan pernah kebetulan lewat dan melihat Giana masuk kedalam rumah. Setelah sampai depan rumah Giana, Nick membantu Giana turun dari motornya kemudian memapah Giana sampai depan pintu rumahnya. Giana dan Nick disambut mama Giana yang kaget melihat kaki Giana yang diperban. "Ya ampun Giana... !! Ayo masuk... masuk...! Kenapa Naa ??" tanya Mama Giana panik. Giana menjelaskan kalau dia terjatuh di lapangan basket saat pelajaran olahraga. Kemudian Mama Giana memapah Giana duduk di sofa ruang tamu. Mama Giana menawarkan Nick untuk mampir, tapi Nick masih harus kembali ke sekolah. Nick kemudian berpamitan pada Giana dan mamanya. Hari ini Nick pulang ke rumah dengan hati yang berbunga-bunga. Walaupun dia sebenarnya khawatir dengan luka di kaki Giana. Sejak itulah Nick dan Giana jadi sering bertegur sapa atau sekedar basa basi. Giana juga mulai mau ngobrol dengan Nick, karena selama ini Giana sering merasa sungkan pada siapa saja kalau dia belum terlalu kenal dekat. Hanya begitu saja Nick sudah sangat senang.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Tentang Cinta Kita

read
194.7K
bc

Siap, Mas Bos!

read
16.0K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
212.2K
bc

Single Man vs Single Mom

read
97.1K
bc

My Secret Little Wife

read
106.5K
bc

Iblis penjajah Wanita

read
4.2K
bc

Suami Cacatku Ternyata Sultan

read
16.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook