Kamu Hamil Sayang?

1064 Kata

Suasana mendadak senyap. Leon melirik Nani. Bara menelan ludah, berusaha menyembunyikan senyum yang nyaris muncul. Xavier menatap Ara lama, membaca wajah istrinya bukan drama, bukan manja berlebihan. Ini kebutuhan. Dan anehnya, ia merasakannya. “Kamu serius?” tanya Xavier. Ara mengangguk kecil. “Serius.” Xavier berdiri perlahan. “Baik.” “Bos,” Leon hendak bicara. Xavier mengangkat tangan. “Aku sendiri.” Ia menoleh ke Ara. “Duduk. Jangan ke mana-mana. Aku balik cepat.” Ara menatap punggung suaminya saat pria itu melangkah keluar, masih sedikit tak percaya. Nani duduk di sampingnya, menyodorkan tisu. “Nyonya, tarik napas pelan.” “Dia beneran mau,” gumam Ara, campur aduk antara lega dan terharu. Di halaman belakang, Xavier berdiri di bawah pohon mangga. Pohonnya tidak tinggi, tapi ca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN