ATM SHELLA

1501 Kata

Beni muncul dengan pakaian rapi, celana hitam baju kemeja lengan panjang abu-abu dan juga jas senada dengan celana membuat ketampanannya terpancar. Ia duduk di sofa panjang dekat kaki Raya yang menekuk di depan televisi. Raya menyadari Beni baru saja duduk, di mana itu bisa membuat kakinya tidak bisa lagi berselonjor. Kaki Raya di luruskan namun benar dugaannya tidak cukup ruang untuk kakinya. Kakinya terus saja mendorong Beni supaya kakinya bisa lurus, Beni tak mau ambil pusing diangkatlah kaki Raya di letakkan di atas pangkuan Beni. Tak berselang lama pak Burhan ikut bergabung dan menyodorkan ATM serta kartu kredit Shella ke arah Raya. “Raya ini ATM sama kartu kredit Shella kamu pegang saja!” ujar pak Burhan dengan tangan memberikan sebuah ATM. Raya bangkit dari tidurnya di pangku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN