"Ya ampun, sweet banget!" celetuk Anjani mengusap lelehan air di sudut matanya. Film India memang sering membuat baper. "Menurut Mbak gimana?" "Gimana apanya?" "Filmnya." Elara meringis kecil. Anjani sama saja dengan kakaknya, suka bertanya pendapat Elara setelah menonton film. Tiga jam lebih lamanya mereka larut dalam film yang dirilis tahun 1998 tersebut. Rentang waktu sekitar 17 tahun membuat sudut pandang Elara berubah drastis. "Menurut Mbak, Anjali itu bodoh. Rahul serakah, dan anaknya egois. Aku malah kasihan sama Aman. Dia dan keluarganya nggak pantas diperlakukan seperti itu. And yeah, Aman was right. Dia pantas mendapatkan perempuan lain yang jauh lebih cantik dan bermoral ketimbang Anjali," komentarnya pedas. "Hah?" Anjani terlongo. "Bodoh gimana?" cecarnya penasaran. Ra

