Tiga Puluh Empat

908 Kata

Obrolan mereka harus berakhir setelah pramugari memerintahkan penumpang memasang sabuk pengaman karena akan segera mendarat. Setibanya di luar bandara, kedatangan mereka sudah ditunggu oleh salah seorang sopir keluarga Angga. Namanya Pak Didin. Perjalanan menuju kediaman Angga ditempuh sekitar sepuluh menit lebih. Rumah keluarganya terletak di Depok, Sleman, tidak jauh dari Universitas Gadjah Mada. Rumah dua lantai berdesain modern itu berdiri di area pribadi yang luas, tenang dan nyaman. Di sekeliling rumah ditanami tanaman hias serba hijau dan semuanya tertata rapi. "Mam!" Anjani bergegas menyambut kedatangan mereka di halaman depan sambil memanggil ibunya. Dua ekor kelinci gendut menyumbulkan kepala mereka malu-malu dari balik pot tanaman aglonema. Gadis itu memberi sambutan hangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN