Tiga Puluh Tiga

1981 Kata

"Sudah siap, Yang?" "Eh?" Elara melongo. "Aduh!" Tiba-tiba kakinya terantuk sudut kursi. "A-apa tadi?" tukasnya sambil menahan ringisan agar tidak terlihat oleh suaminya. "Sudah siap semuanya, Sayang?" ulang Angga bertanya. Pipi Elara sontak memerah. "Siap ... apanya?" "Kopernya sudah?" "Oh, ya. Ya. U-udah." Elara cengengesan sambil garuk-garuk kepala. Baru kemarin rasanya hubungan mereka berjalan layaknya suami istri pada umumnya, sekarang Angga sesuka hatinya mengganti sebutan mereka menjadi aku-kamu, bukan saya-kamu seperti biasanya. Barusan Angga juga memanggilnya 'Yang', singkatan dari Sayang. Aduhai Gusti! Kaki Elara tak lagi menapaki bumi dibuatnya. Elara yang tidak terbiasa diperlakukan terlalu manis seperti itu, merasa agak kesulitan. Terkadang ia merinding, terkadang berj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN