Perhatiannya

1238 Kata

Senna merasa sangat malu menangis seperti ini dipelukkan Guntur, apalagi sejak tadi air matanya membasahi baju Guntur, bukan hanya air mata tapi ingus yang keluar dari hidung mancungnya. Ia membersihkan d**a Guntur yang ikut basah dan ia menatap mata dingin Guntur yang saat ini memperhatikan tingkahnya. "Maaf ya Mas, baju kamu jadi kotor," ucap Senna. Namun Guntur hanya diam dan menatapnya dengan tatapan dingin. "Kamu marah sama aku?" Tanya Senna. Guntur mengerutkan dahinya dan ia menyentil pelan dahi Senna. "Saya tidak marah," ucap Guntur. Jack yang ada didekat mereka mengangkat sebelah alisnya melihat tingkah Guntur Pradana Wasesa dan Sennataria Atmaja. "Kok jadi pengen nangis lagi Mas," ucap Senna kesal pada dirinya yang menajdi cengeng seperti ini. Jack memberikan sebotol air mine

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN