Cerita Tentang Mereka

481 Kata
Anin meninggalkan tempat tidur perlahan ketika ada yang mengetuk pintu ,” Kak Bram … “ Suami dr Ayu itu tersenyum ,” Ada yang mencarimu di café bawah. Ayu disana juga.” “ Siapa ?” “ Lenny.” “ Kalian kenal ?” Bram tertawa pendek ,” Kalau Arfa satu angkatan sama aku, Lenny sekelas sama Ayu. Turunlah, biar aku yang menjaga Tara, sambil nonton film.” Anin mengangguk, meraih jaket tipis dan merapikan rambutnya. “ Anin …. “ Lenny berdiri saat Anin mendekat ,” Sudah tidur ?” “ Belum, Cuma menidurkan Tara.” Ditariknya kursi disamping Ayu ,” Kalian teman ?” “ Kami sekelas.” Sahut Ayu. “ Dunia sempit.” Ucap Anin dan memesan secangkir kopi. “ Dunia kedokteran lebih sempit lagi. Aku mendapatkan nomor Arfa dari Lenny.” Anin menatap Lenny ,” Terima kasih.” Lenny tersenyum ,” Aku yang mau mengucapkan terima kasih. Ketika Ayu menghubungiku, aku pikir ini momentum. Sudah waktunya Andro bangun.” “ Apa maksudnya ?” Lenny menarik nafas panjang ,” Dari kecil Andro pemberontak yang mempesona, benar benar kebalikan dari Arfa yang cenderung kalem dan lurus lurus saja. Setelah dewasa, mereka mengambil jalan karir sendiri, dan dengan kemampuan dan pesonanya Andro saat itu seakan mendapatkan segalanya. Karir, kekayaan, popularitas . Dan semua menghampirinya, materi, kekuasaan dan termasuk … perempuan.” “ Sudah pasti.” Guman Anin. “ Dan Andro lebih hangat pada siapapun. Kelakuannya yang selalu menarik perhatian sebenarnya hanya untuk menutupi perasaan irinya pada Arfa, yang menurutnya selalu mendapatkan apa yang dia mau.” Ayu dan Anin bertatapan tanpa suara. “ Dia tidak menyadari bahwa Arfa mendapatkan semua yang dia mau hanya karena dia tidak pernah berharap terlalu banyak. Semua versi Arfa hanya secuil dari impian Andro.” Lenny terdiam, menghela nafas ,” Ah, maaf aku jadi cerita yang gak perlu.” Anin tersenyum ,” Perlu … aku perlu memahami sosok papa bagi Tara.” Lenny menatapnya ,” Arfa benar, kamu protektif terhadap Tara.” “ Bagaimana kak Andro ? Istrinya ?” Lenny meneguk minumannya ,” Saat itu … saat Tania hadir dalam kehidupan Andro, sejujurnya dia bukan satu satunya.” “ Pasti.” Guman Anin sambil menyeruput kopinya. “ Aku beberapa kali ketemu Tania, dan sosok lembut seperti dia membuat Andro merasa nyaman. Disisi lain sosok polos seperti dia, makanan empuk untuk dimanfaatkan lelaki seperti Andro.” Rasanya tetap mengganjal mengungkapkan kekurangan sosok yang dicintainya ,” Tania bukan tantangan buat Andro … saat itu ada Gladys. Dan aku hampir yakin …. Gladys yang mempengaruhi Andro untuk meminta Tania menggugurkan Tara.” “ Gladys …. Kok rasanya aku pernah mendengar nama itu.” Guman Ayu. “ Gladys model yang lumayan naik daun saat itu … dan dia ……” dihembuskannya nafas panjang ,” Calon istri Arfa.” Anin dan Ayu berpandangan sebelum menatap Lenny.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN