Rencana Menginap

628 Kata

Arfa membuka pintu depan untuk Anin ," Tara mau sama papa ?" " Ama papa Taya ... ain tayo." Anin mengulurkan bus biru itu, membiarkan Tara duduk di belakang bersama Andro. Tanpa bersuara ia memasang safety belt kemudian mengeluarkan ponsel dari tasnya. Arfa melirik gadis disampingnya, lalu memandang dua orang di bangku melakang dari spion. Dihembuskannya nafas lalu menjalankan mobil dengan kecepatan sedang. Hari ini Tara akan mulai menginap di rumah orang tuanya. Mereka sepakat membuat prosesnya berjalan sepanjang Tara merasa nyaman ," Gak masalah kamu meninggalkan tokomu untuk beberapa lama ?" " Semua harus dibiasakan, bukan ?" " Sudah ada yang bisa bertanggungjawab sebesar itu ?" " Di toko ? Sudah." Anin meletakkan ponselnya ," Sistem operasional toko kami tidak dibuat rumit. Bahka

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN