Hari ini Percival tidak membawa mobil karena ternyata Idris mendadak ada kelas, sementara Royce telah pergi terlebih dahulu. Akhirnya mereka pergi meninggalkan sekolah degan mobil Kacy. Mereka menuju hutan sekarang. Hutan kota mereka adalah tempat yang indah dan menarik, selama tidak masuk terlalu dalam. Tetapi kadang di dalam akan menemukan tempat-tempat indah lainnya. “Kenapa kau tidak membiarkan aku menyetirnya, Kacy?” protes Percival. “Diam saja Percival, sebentar lagi sampai. Aku menyetir lebih hati-hati dan baik.” Percival menaikan alisnya dan menghela napas. “Typicall Kacy.” “Apa maksudmu?” “Tidak, kau hanya selalu bisa melakukan segalanya. Bossy, dan tidak pernah butuh bantuan.” Kacy tertawa mendengarnya. “Aku anggap itu pujian. Dan mari kita kelu

