dalam tidurku yang nyenyak, aku merasakan sesorang tengah mengguncang pelan tubuhku agar bangun dari tidur kecil ku. "sayang, kau sudah sampai", ucap Yogi membangunkan ku aku melebarkan mata ku dan melihat keluar jendela tidak percaya, aku melangkah kan kaki ku keluar dari Busway, sementara Yogi juga ikut turun mengikuti. "hei, darimana kau tahu kalau aku akan berhenti dirumah Sindi? dan juga.. kapan kau tahu alamat rumahnya?", tanyaku penasaran "hmm itu mudah bagi ku, saat itu kau tidak sedang dirumah lalu aku melakukan panggilan telfon kepadamu dan kau mengatakan bahwa sedang bermalam dirumah Sindi tapi ternyata kau berbohong, kau berselingkuh dengan si tengik itu di belakang ku", Yogi berucap sambil menyunggingkan bibirnya, masih merasa marah atas kejadian yang lalu pantas saj

