SELAMAT TINGGAL

1575 Kata

aku pergi keluar dari apartemen Bima, dan aku tahu pasti Niken sedang berdiri menungguku untuk memaki dariku, aku melangkah mendekatinya yang sedang mengepalkan tangannya dan menatapku tajam, tapi itu pun tak berpengaruh pada reaksi ku, aku tak peduli "Bela, ikut aku, aku ingin berbicara dengan mu!", ucap Niken yang aku indahkan, menuntunku berjalan ke sebuah lestoran cepat saji yang terletak tak jauh dari apartemen Bima aku pun duduk dengan tatapan kosong, pikiran ku pun kacau, aku tidak akan pernah melihatnya lagi, hanya bayangan itu lah yang muncul di benakku tak mau pergi Niken yang duduk didepan ku, masih menatapi ku dengan tatapan tajam seolah akan membunuhku ditempat, sedangkan aku masih sibuk dengan lamunanku dan tatapan ku yang kosong, plong aku tidak ingin mendengar kata,

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN