"Maira, kamu tenangin diri dulu. Kamu sudah emosi...nggak baik seperti ini." Nugra berusaha memeluk Maira tetapi langsung ditepis dengan kasar oleh wanita itu. "Sekarang mau kamu apa?" "Aku nggak mau apa-apa. Aku mau semuanya berjalan seperti biasa. Maira, aku cuma teman dengan kak Yuki. Aku sayang kamu, Maira. Aku mau pernikahan ini tetap terjadi. Jangan seperti ini,"kata Nugra sedih. "Tapi,kamu yang main-main, Nugra,"isak Maira. "Iya...aku salah. Maafin aku. Tapi, sekarang...nggak apa-apa kan. Semuanya sudah baik-baik saja. Aku nggak akan ketemu lagi dengan kak Yuki." Nugra akhirnya berhasil memeluk Maira. Kerasnya hati wanita itu perlahan mulai berkurang. Maira terisak di pelukan Nugra. Sekitar tiga menit mereka berpelukan, tiba-tiba ada suara wanita batuk di dalam kamar. Tubuh Nug

