Bab 29

1608 Kata

Danan terdiam, ia mellirik ke arah Maira yang masih melamun menatap hamparan padi yang masih menghijau.”Tante...coba telpon aja ke nomornya.” “Nggak aktif, Danan, nggak terjadi apa-apa kan sama Maira. Tante kok khawatir banget ini.” Memang terdengar sekali Odelie sangat kawatir, dan mungkin emmang insting seorang Ibu, saat ini Maira memang sedang tidak baik-baik saja. “YA udah, Tante tenang dulu ya. Danan cari Maira ke tempat tongkrongannya. Mungkin aja keasyikan ngobrol sama temannya sampai nggak tahu hapenya mati,”jawab Danan emnenangkan Odelie. “Iya, secepatnya ya, Nan, soalnya hati Tante nggak enak. Kayaknya Maira sama Nugra lagi ada masalah deh. Duh, semoga nggak sesuatu yang buruk ya.” “Tante tenang dulu ya. Semua masalah ada jalan keluarnya kok. Ya udah Danan cari Maira dulu.” D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN