Bab-74

1288 Kata

Jesslyn melangkah ringan menuju meja administrasi, menandatangani berkas terakhir untuk pembelian SUV hitam mengkilap itu. Rasa kesalnya soal mobil lamanya yang dicoret pilox perlahan terganti dengan kepuasan. Selesai, ia menepuk-nepuk meja kecil itu sambil tersenyum kecil, lalu menoleh ke Christian yang berdiri bersandar santai di dekat pintu. “Udah kan? Sekarang bisa pulang,” kata Jesslyn sambil meraih tasnya. Christian hanya mengangguk, melirik jam tangannya. “Ayo, aku tunggu di depan.” Jesslyn berjalan bersamanya sampai ke luar ruang administrasi, tapi langkahnya terhenti. Ia menoleh ke arah mobil barunya yang diparkir di sudut showroom, berkilau indah di bawah lampu neon. “Tunggu dulu. Aku mau foto dulu mobil aku. Masa beli mobil baru nggak ada dokumentasinya,” gumamnya, berbalik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN