Bab-78

1313 Kata

Jam sudah menunjukkan pukul sebelas lewat dua puluh. Rumah Jesslyn gelap, hanya lampu teras yang masih menyala redup. Hening. Sampai suara klakson pelan dua kali membuat kening Jesslyn berkerut di balik selimutnya. “Siapa sih gila-gilaan malam-malam gini…” gumamnya setengah sadar. Ia bangkit dengan rambut acak-acakan, matanya masih setengah terpejam. Tapi suara ketukan di pagar makin keras, membuatnya mengumpat pelan. “Ya ampun, jangan bilang malingnya sopan banget sampe ngetok dulu!” Jesslyn menyeret langkah ke jendela, mengintip dari sela tirai. Dan di sanalah—sosok Christian berdiri di bawah lampu teras, pakai hoodie hitam dan celana jeans, tangannya masuk ke saku, wajahnya datar tapi jelas kelihatan kalau dia nunggu. “Oh Tuhan…” desis Jesslyn. “Orang ini bener-bener gak punya jam t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN