Maaf

1773 Kata

Sava pov "Makalahnya udah kelar?" Gue menoleh ke Putra yang baru aja masuk ke kelas dan mendaratkan bokongnya di kursi. Cowok itu menggeser posisi duduknya jadi menghadap ke gue." Dikit lagi. Lo?" "Udah bab satu doang. Kalvin mah rese becanda mulu dirumah gue." Gue mencebik kesal mengingat gimana cowok-cowok itu waktu dirumah gue. Bukannya ngerjain malah dikerjain gue yang ada. Putra hanya terkekeh menanggapinya. Menit kemudian gue ngeliat Viola masuk ke dalam kelas dengan wajah yang sedikit pucat, terlihat bibirnya mengering dan kantung matanya yang menghitam.  Gue ngelirik ke Putra yang hanya mengerutkan keningnya sebentar tapi kemudian dia beralih menatap ponselnya kembali. Dia khawatir gak ya sama Viola? "Vio, muka lo kenapa? Udah kayak mayat tau gak! Mending ga masuk aja tadi."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN