10. Di Taman

2341 Kata

Ngiiittt Seorang gadis mengerem sepedanya saat tiba di depan sebuah gerbang yang menjulang tinggi. Begitu juga dengan dua pemuda yang segera memberhentikan sepedanya dan menyusul gadis tersebut yang sudah berdiri di depan gerbang. "Assalamu'alaikum... Eleena..." teriak Meisya memanggil pemilik rumah. "Arkanza.... Main yuk! Katanya mau main bareng!" Aditya langsung menoyor kepalanya. Arya meringis kesakitan. Dia pun langsung membalasnya dengan menoyor kepalanya lagi. Tanpa sadar, karena ulah mereka seorang gadis tertawa anggun melihatnya. "Heh, kita udah gede, b**o! Jangan kayak samper bocah SD-lah!!" semprot Aditya. Tak lama, Eleena keluar dengan wajah sumringah. Dia senang karena bisa main bareng dengan teman-temannya. Setelah membuka pagar, dirinya langsung memeluk tubuh Meisya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN