Hari ini adalah hari yang dinantikan bagi seluruh siswa. Dimana mereka akan mengetahui hasil belajar di sekolah selama dua semester. Begitu juga Eleena dan Arkanza. Mereka sudah bersiap pergi ke sekolah bersama kedua orangtuanya. Sejak semalam, Eleena merasa tak tenang. Dia terus memikirkan apakah dirinya yang mendapat peringkat satu di kelas ataukah Tasya. Namun, hati kecilnya yakin bahwa dirinya yang akan mendapat peringkat satu. Mengingat, selama satu semester ini, nilainya selalu unggul dari teman sekelasnya, termasuk Tasya. "Leen, makan dulu. Jangan mondar-mandir terus." tegur Heni pada yang merasa pusing karena putrinya terus mondar-mandir. "Eleen nggak tenang, Bun." ucapnya menggigit jari telunjuk. "Serahin sama Allah, Leen." cetus Arkanza yang telah menyerahkan masalah peringka

