"What's??!! Tidak terlalu mewah??! Apa Kakak sedang meledek kami!" seru Siska tak habis pikir. Matanya sampai melotot menyerukan kalimat itu. "Meledek kalian? Maksudnya?" Axel balik bertanya. "Masa sih tempat tinggal semewah ini Kakak bilang sederhana! Kalo menurut penilaian kakak apartemen ini tidak mewah, trus bagaimana dengan rumah kami yang ada di desa? Apa Kakak menganggap itu sebagai tempat tinggal atau hanya sebuah gubuk hunian?" cicit Siska seakan menuntut. Mendengar ucapan Siska, Axel tertawa kaku seraya menggaruk-garuk kepalanya. "Ya, ampun Siska! Mana mungkin aku berpikiran seperti itu. Kau jangan asal nebak, ah!" bantah Axel. "Ya, abisnya ucapan Kakak tadi bikin aku kaget! Masa iya hunian segede ini di bilang sederhana." "Aku tidak pernah berpikiran seperti itu, Siska! K

