Air Mata Aileen

1001 Kata

"Apa!! Evan memperkosamu!" teriak Lusian tak percaya. "Iya, Tante! Dia melakukan itu saat dia sedang mabuk berat," ungkap Melva tertunduk lesu. Dua wanita itu sedang berada di dalam kamar yang saat ini ditempati oleh Melva. Lusian sengaja datang ke kamar itu untuk sekedar menemui Melva, sebab wanita itu sejak pagi tidak keluar dari dalam kamarnya. "Hah! Tidak mungkin! Kau pasti bohong! Katakan kalau kau hanya bercanda kepadaku!" raung Lusian sinis. "Mana mungkin aku berani bercanda seperti ini pada Tante! Apa yang aku katakan itu benar adanya. Evan menodaiku tadi malam, saat kondisinya sedang mabuk berat!" lirih Melva tertunduk sedih. "Jangan mengada-ada! Aku tidak yakin pada pengakuanmu itu!" Lusian memalingkan wajah seraya melipat kedua tangannya ke d**a. "Harus bagaimana lagi aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN