Ciuman Pertama

2003 Kata

Axel bisa bernafas lega, karena ia telah berhasil membuang pikiran kotor di otaknya dan memendam gairah yang hampir saja tidak bisa ia kendalikan. Kini, pakaian Aileen sudah berganti dengan pakaian baru yang tentunya lebih menghangatkan. Baik bagian atas maupun bagian bawah tubuh Aileen, semuanya sudah terbalut dengan pakaian kering. Kelopak mata Aileen masih terpejam rapat. Namun, tubuhnya yang tadi kaku, sekarang mulai sedikit rileks. Axel dapat merasakan raga Aileen yang tadinya terasa begitu dingin, kini mulai sedikit terasa hangat. Wajah dan kulit tubuh Aileen tidak lagi terlihat pucat. Akhirnya, Axel bisa bernafas lega melihat perubahan kondisi Aileen. "Ai, bangunlah!" Axel menepuk pelan pipi Aileen. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Aileen. Gadis itu masih saja memejamkan mata. Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN