Sejak saat , orang tua Albert menitipkan nya pada ku. orang tua Albert meminta izin kepada Ibu agar aku bisa ikut pindah sekolah bersama Albert. kami pindah sekolah dan menjaLanola hari biasa, sesekali aku menemani Albert untuk perwatan menghilangkan darah nya yang sudah bercampur barang haram. Bertahun - tahun berlalu, akhirnya kami tamat SMP dan masuk di sekolah yang sama . Hari itu aku melihat lagi Albert bersma zero, aku selalu memperingatkan Albert, tapi dia mengulanginya lagi dengan alasan stress akibat kurang perhatian orang tua, aku memaafkanny dan berharap Albert bisa berubah. tapi apa yang aku harapkan hanya sesuatu yang kosong . Di belakang ku Albert sesekali bertemu dengan zero. Aku berusaha pura - pura tidak tau. Kadang aku lelah, terbesit dalam pikiran ku terserah dia mau m

