“Bukannya kau sudah memperkirakannya” kekehnya. “Kau masih bisa tertawa?” cibirku. “Kau harus bertanggung jawab Elena, mulai sekarang kau harus mengurusku” ucapnya sambil menatapku dengan puppy eyes. “Gimana bisa nolak, Tuhan!” batinku. “Kau ini impulsif atau apa?” aku memijat lembut keningku. Aku sungguh tidak menyangka Farrel akan secepat itu memutuskan hubungan dengan keluarganya. “Aku sudah memikirkannya dari dulu, hanya saja aku baru dapat keberanian sekarang” lirih Farrel. “Kerja bagus!” ucapku sambil menepuk nepuk pundaknya. “Aku di usir dari rumah, cuman di dibolehin bawa baju ini aja” ucap Farrel. “Wah! Kau benar benar jadi gelandangan sekarang” aku pura pura terkejut. “Siapa bilang, saham, investasi, properti dan emas batangan ku banyak, itu semua milikku, tidak ada hub

