*** “Non, ada tamu di bawah.” Mahira yang masih bersiap-siap di kamarnya, menoleh, usai laporan tersebut dia dapatkan dari Bi Ipah di ambang pintu. Pagi datang, Mahira tidak akan diam di rumah karena setelah mendapatkan ruko untuk membangun toko, agendanya menjadi cukup banyak. Bukan berbelanja bahan-bahan untuk ditoko, rencana kegiatan Mahira hari ini adalah bertemu dengan seorang pria bernama Teddy yang tidak lain teman baik Darka sekaligus konsultan bisnis di bidang F&B. Coba mempelajari buku yang diberikan Darka, semalam Mahira merasa cukup pusing dan kebingungan sendiri, sehingga meskipun gengsi, dia akhirnya menerima tawaran pria itu untuk dicarikan konsultan bisnis. Tak perlu membayar, Mahira katanya bisa menggunakan jasa Teddy sepuasnya karena urusan fee, semua akan menjadi tan

